Sunday, December 24, 2006

Les Voila – Final Edition

Jujur aja, gigs ini merupakan gigs penutup tahun 2006 yang paling gue tunggu-tunggu. Apalagi line up pendukungnya bener-bener top lah, ada the milo, homogenic, RNRM, cherry bombshell, zatp dan tentunya Pure Saturday. Dan ini merupakan last performance iyo bersama PS… hiks… sedihnya… Dan alhasil gue bersama anak-anak PP secara rombongan dateng ke bdg demi gigs tersebut. Plus… kita ke bandung pake seragam!. Seragaman kaos item gambar iyo-suar. Kaos ‘keramat’ tersebut akhirnya jadi juga setelah mengalami perjalanan yang mendebarkan...hehehhe (hanya diriku yang tahu!).



Pokoknya les voila 23 des 06 tu bener-bener oke banget lah. Walaupun sayang banget ternyata cherry bombshell nggak bisa manggung karena esti (vox), harus ngelahirin anak keduanya.

Para performer menampilkan performa terbaiknya. Dan pertunjukkan ditutup dengan 19 lagu dari Pure Saturday. WOW!. Malemnya (baca : pagi), gue ama anak-anak PP nginep di rumahnya udhie. Cuapeeeeeek bener sih sebenernya tapi sangat menyenangkan!.

Thursday, December 07, 2006

Launching OST. 6:30

6:30 adalah sebuah film Indonesia yang dibintangi oleh Dina Olivia, Winky Wiryawan dan Dimitri (pacarnya Wulan Guritno itu loh...). Film ini bercerita tentang persahabatan 3 orang yang berlatar belakang di San Fransisco, USA. Beberapa waktu lalu, gue dan anak-anak PP (Krisna, Nove, Bobi, Inul, Dapit, dll) menonton film tersebut di TIM-21.

Adapun yang membuat kita tertarik nonton film tersebut (sampe membuat nove terkatung-katung di megaria...hehehe sori nov!) adalah karena : PS mengisi soundtrack film tersebut dengan lagu Desire!. Yang bikin penasaran, lagu 'desire' ini ampe di-retake ulang dengan Suar sebagai vokalnya... *sambil ngebayang-bayangin kira-kira 'desire' bakal muncul di scene apaan ya?.

Ternyata film 6.30 tersebut tidaklah begitu bagus. Jauh dari kata berkesan. Ah... entahlah... nggak jelas lah pokoknya film tersebut. Dari mulai kualitas gambar, angle pengambilan gambar, sampai sound nya pun nggak ada yang membuat terkesan.



Launching OST 6.30 diselenggarakan 6 desember di Pisa Cafe, Mahakam, Blok-M. Seperti biasa, gue dan pasukan PP hadir di launching tersebut.

pasukan pp

mejeng everywhere...

Wow... mungkin ini salah satu performa PS yang sangat spesial tahun ini. PS manggung dengan SUAR! Ya, 5 orang dipanggung ; ade, adhi, udhi, arif dan Suar!. Membawakan 5 lagu dari album 1 dan 2, termasuk (tentunya) lagu Desire!.



Senangnya bernyanyi bersama... Arrrghhhh kang iyo... dimanakah engkau?

Oh iya, selain PS, ada juga Naif dan ZATP yang manggung. Dan sebelumnya ada beberapa band dan juga sexy dancer. Tapi gue cuma liat 3 band itu aja...

Wednesday, October 11, 2006

Hari ini menonton live recording PSN



Sebenernya acaranya sudah berlangsung 27 agustus silam, tapi menonton recording PSN nya baru bisa gue lakukan hari ini. Sedikit merinding, sambil membayangkan suasana dan euforia kala itu... Tak terbayangkan... memang acara PSN ini benar-benar berkesan bagi setiap orang yang menontonnya. Baik bagi PS sendiri, bagi pengisi acara, bagi panitia bahkan bagi para penontonnya. Unforgettable event... Ketika The Sweaters membawakan DESIRE dengan begitu sendunya, ketika bobi membawakan ENOUGH dengan begitu groginya, ketika innu nge-jam di LTLMTPP dengan sangat fasih, ketika semuanya nyanyi bareng di panggung pas DESIRE, ketika semua penonton bernyanyi di segala lagu, ketika SUAR memainkan gitarnya... ketika semuanya bersama... ah... kapan yah moment tersebut terulang kembali?. Semuanya terekam dengan apik dalam kepingan VCD ini... uhuhuhuhu... nggak sia-sia gue ke Thamrin kemaren siang buat ngambil tu pisidi...

Monday, August 28, 2006

PSN - from us to us

Akhirnya terlaksana juga acara yang sempat tertunda...
Terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung. Untuk Pure Saturday, Ballads of the Cliche, The Sweaters, Whisper Desire, My Secret Identity.

We never leave the band until the band leave us with nothing...

Monday, June 26, 2006

Beberapa CD ciamik keluaran QUINCE Records (JEPANG)



*GUITAR SKECTH*

The compilation, Guitar Sketch is featuring 17 great artists who have relation with Quince Records. The contents are 9 brand new songs, 1 previously unreleased song, and 3 recommended songs by us. Great songs with driving guitars and pure acoustic, rich in variety, and directs in order of the dramatic songs (it's like guitar-pop-DJ felleing)! It's a positive and worldwide work that connect artists and listeners for each other over the wall of language. Incidentally, it's due for this CD to also attach an English liner note and to challenge so that overseas distribution can be done. We surely hope support from the fans in the world because there is no memory Japanese labels have done it perfectly. Artists who have supplied great songs are: Paper Moon (Canada), Seashells (Sweden), Fonda (USA), The Heavy Blinkers (Canada), Mascott (USA), Language of Flowers (Ireland), Caroline Soul (Sweden), Evening Lights (USA), Tiger Baby (Denmark), Discover (France), Hollow Horse (Scotland), Carrots (Spain), Fine! (Spain), Sweaters (Indonesia), Carnival Park (Philippines), Ally Kerr (Scotland), Club 8 (Sweden).

1.Paper Moon - So Nice >> sample sound
2.Seashells - A Distant Bell >> sample sound
3.Fonda - Life
4.The Heavy Blinkers - Try Telling That To My Baby
5.Mascott - Turn Off / Turn On
6.Language of Flowers - Tara Mascara [Supermarkets edit]
7.Caroline Soul - That's When She Came In
8.Evening Lights - On & On [new version]
9.Tiger Baby - Kelly [M.A. edit]
10.Discover - My Jet Setter Friends
11.Hollow Horse - One Day
12.Carrots - One, True, Three, Love [acoustic version]
13.Fine! - Two Moves
14.Sweaters - Somethings Are left Unsaid
15.Carnival Park - Poignant
16.Ally Kerr - Future Mending
17.Club 8 - If You Say >> sample sound

------------------------------------




*POP SHOWER*

This is first Indonesian indie-pop compilation in the world based on the collaboration by Marmalade Records and Quince Records ! Features 10 superb new songs including previously unreleased songs on the CD. The young guitar pop band Sweaters, the sweet-sour boy vocals strikes a breast. Showbiz with attractive electro-acoustic and beautiful eternal melody which are full of a clear feeling. Blossom Diary which impressed the image as innocent "Sarah label-children". Santa Monica which plays female bossanova acoustic, suitable to be called Southeast Asia's Allison Statton. An indie-pop band Montecarlo which inherits early Marsh Marigold Records. Guitar-pop! fans will love this. Includes each 2 songs from 5 bands. The pure album which returns to fresh spirit. Attached an English liner note.


quince records french compilation / marmalade records compilation


1.lovelies [sweaters]
2.ordinary girl [sweaters] >> coba denger lagunya
3.precious time [showbiz] >> coba denger lagunya
4.what a fool i've been [showbiz ]
5.something should i regret [blossom diary]
6.you never wants me [blossom diary]
7.the perfect ride [santa monica] >> coba denger lagunya
8.through my days [santa monica]
9.every single star [montecarlo]
10.i knew it [montecarlo]

Sweaters
Merdi Leonardo S [vocal] / Christ Martin K [guitar] / Alexander Halim [drums] / Zulner M. Nourradine [guitar] / Santony Fransiskus S [bass]

Showbiz
Iyub(aka Joseph Saryuf from Santa Monica) [vocal / synth / guitar / keyboard]

Blossom Diary
Prianggadhi A [guitar] / Ardiyasa [vocals / guitar] / Deni Hotaman [bass] / Dony Gings [drums]

Santa Monica
Bellinda Permatasari (Belle) [vocal] / Joseph Saryuf [vocal / synth / guitar / keyboard]

Monte Carlo
Ario Tri Putranto [vocal] / Zulner M Nourradine [guitar] / Frederick Rheinhart Tobing [guitar] / Dandy Riyadi H [bass] / Merdi Leonardo [drums]


Kalo dilihat lihat lagi, proyekan POP SHOWER ini adalah kerjaan dari segelintir orang yang ganti² formasi trus ganti² band.... Lihat saja... Merdi Leonardo & Nourie melacur di Sweaters, dan Monte Carlo. Belakangan... Merdi disindikasi pada sebuah band yang baru saja almarhum (Sugarstar).

Friday, June 16, 2006

La Fette de la Musique, Les Voila...



24 JUNI 2006
14.00 - 23.00
CCF Bandung Jln. Purnawarman 32

Bersama :
Vincent Vega <-- band APRES ITB yang rocknroll dgn aksi panggung yg sip, sayang gue gak liat VV berlaga di les voila... tp denger² band ini adalah penampilan yg paling oke malam itu

Hollywood Nobody <-- gue nggak liat band ini soalnya lagi di luar, ktnya sodara gw sih oks gitu...

Lullaby For Michelle <-- nambah satu episode lagi dunia per-galau-an di bandung, band ini berasal dari FSRD Itenas (kyk themilo), dan lagi² sangat sendu menyendu dengan dua vokal cewe & cowo

1900 Yesterday <-- ieu tah band nya si hilman

Blearry Eyes <-- pernah liat band ini tahun 2003, salah satu bagian dari kerajaan galau bandung

Sheath <-- Gitaris band ini pernah bilang kalo materi album baru mereka (temporary happiness) itu lebih bagus dari albumnya ELORA. I dont know... tapi menurut gue, aksi panggungnya terlalu over... berlebihan gitu...

The Fake <-- this band playing blueboy's song... akustikan yg sangat cling... dengan biola yang cling pula, plus kejutan sebuah lagu dari jose mari chan (btw, vokalnya ngingetin gue ama blossom diary)

The Sweaters <-- ngga kebayang sebelumnya bakal denger 'when you smile', 'ordinary girl', 'something are left unsaid' dan sebuah lagu baru yang dibawakan secara akustik

Sugarstar <-- entah kenapa sugarstar malam itu tampak berbeda... oh ternyata mereka cuma tampil bertiga plus malam itu adalah malam terakhir mereka manggung di bawah nama sugarstar, karena saat itu langsung berubah nama menjadi d**** acid (gue lupa euy... pokona mah ada acid² nya gitu)

The Adams <-- wow, the adams tampil akustikan lho

Bangku Taman <-- gue nggak liat band ini manggung, ya standar² ala stone roses gitu dech... tapi katanya andri lemes ngejam ama band ini lho...

Dojihatori <-- ini band dari jogja, dan lagi² influence-nya band² manchester (stone roses dan oasis)

Couple (Malaysia) <-- band ini menurut gue biasa² aja, masih banyak band² bandung yang lebih ciamik dari band malaysia ini.. tapi hebatlah mereka udah tur USA dan australia bo!!!

Soul Delay <-- band ini nggak jadi maen

Jaegger Boy <-- selama dua hari gue liat band ini perform, dengan diperkuat oleh gustaff dan elang PE, hendra, dll hmm... entah band ini asal² mixing sound apa emang style nya gitu yah? dan apakah gue udah terlalu renta? secara gue gak tahan denger jedug²nya yg berdenyut² di dada...

Space Invaders <-- band ini nggak jadi maen

Sky Werkz <-- band ini nggak jadi maen

Wednesday, June 14, 2006

Terganggu oleh MODERN DARLINGS yang liar...

Hmm.... what is MODERN DARLINGS?
Modern Darlings adalah sebutan untuk penggemar band asal Jakarta, The Upstairs. Nggak jelas juga yang dimaksud dengan "Modern Darlings" itu yang seperti apa dan kayak gimana, apa sekedar mereka yang ngefans ama upstairs aja atau mereka yang berdandan heboh dan berdansa resah ketika Upstairs manggung. Yang jelas "Modern Darlings" bukan sejenis partai politik baru, maupun sekutu dari FPI... hehehhe.

Dessy Ristiana. W to theupstairs, Jun 10 :
kemarenan gue dateng ke acara IMADA, pas The Milo manggung, gue merasa terganggu aja sama yang teriak-teriak... "Woii turun... turun... ganti upstairs... upstairs..."
well, kalo mau nonton upstairs doang yah dateng ajah pas upstairs. kasian panitia yang udah bikin acara. acara tuh dibikin buat semua yg dateng gitu, bukan cuma buat modern darling aja
trus sebenernya gue juga bete dengerin musik2 brazil, dan si tante yang nyanyi nggak kelar2. ya tapi kita harus ber-manner dikit lah, hargai orang yang berekspresi....segitu aja dari gue, tnx

dyan fansbrad to theupstairs, Jun 12 :
yes bener.. gwe juga agak terganggu. padahal The Milo adalah band yang paling gwe tunggu, secara mereka jarang tampil di jakarta. anjrithh.. lagunya mah galau abis, pengen nyilet tangan.. sampe ada salah satu manager band indie yang sangat galau berad...
apalagi pas kebudayaan brazil di "sorakin orang gila" sama beberapa orang yang pake baju apster.. huhu, sempet kecewa juga kenapa kayak gini? harusnya kita kan saling hargain.. sempet bosen emang pas kebudayaan brazil itu!

dimas_vhisnu to theupstairs, Jun 12 :
bener banget...... ampe di teriakin yang macem2 itu lah..... pas the milo lagi..... dodol... cuman beneran pas yang brazil itu kelamaan timelinenya.... mustinya dibagi sesi musiknya ama capoeiranya dipecah..... wajar aja sih klo yang nonton bete..... kerasa lama banget gitu apalagi ditambahin prov2 sama ngumpulin audience
i'd rather hear tompi's improv..... yang lebih bikin nggak ngenakin situasi tuh, vokalisnya ngelawan teriak2an tadi..... jadi kesannya gimana aja gitu

dpratama to theupstairs, Jun 12 :
The Milo.. the best indie band in Bandung menurut gue! Tpi emang sayang banget ada 'oknum' yang mengganggu, mungkin itu adalah modern darling yang palsu (halah, masih aja dibahas).. Btw gmana kelanjutan acaranya? gue ga nonton ampe kelar soale!

ryangyc to theupstairs, Jun 12 :
meski gw ga dtg di perhelatan tsb, namun kejadian ini cukup mengusik jiwa. Amat disayangkan memang teriakan seperti itu harus dilayangkan kepada salah satu band terbaik juga tergalaw di negeri ini. sekedar berbagi cerita, beberapa waktu lalu gw sempet hijrah ke kota kembang untuk hadir di acara Tribute To Pure Saturday yang berakhir dengan gagal tampilnya Pure Saturday karena terjebak di Jogja yang gempa. Namun gw sama sekali nggak kecewa (apalagi harus berteriak tidak mengenakkan, ga bangets!) karena The Milo tampil begitu menawan. Petikan gitar mendayu, beat yang seolah diseret, alunan tuts begitu menyentuh, ditambah tatapan kosong sang pelantun utama, Aji Gergaji....... Ku rindu slalu momentum itu (dan lagi, mereka jarang tampil di jakarta) gw juga telah merasakan sedapnya dansa resah goyang gelisah The Upstairs, tapi juga kerap hanyut di tengah kegalauwan The Milo hingga ke titik nadir. oleh karena itu gw ngerasa teriakkan2 yang mengganggu tsb sangat tidak pantas diarahkan menuju The Milo. bukankah lebih pantas jika diarahkan ke Samsons, Radja, atau Peterpan?<-- tetep provokativ :)

wenz rawk to theupstairs, Jun 12 :
Duh, kok jadi pada karon ya kelakuan sebagian Modern Darlings itu. Gue sendiri nggak ngeliat langsung kejadiannya karena anak-anak The Upstairs & Co. juga belom pada dateng ke venue saat itu. Taunya justru dari milis ini. Tapi kalo kejadiannya bener gitu yah sangat gue sesalin juga. Kelakuannya nggak Modern! Sangat terbelakang mentalnya. Gue pikir kalo emang nggak suka bandnya yah ditinggal aja kencing ato makan biar kenyang, simple! Nggak perlu buang-buang energy dengan ngejek-ngejek ato ngelempar botol ke panggung pas band laen lagi manggung. Bayangin kalo itu band lu sendiri!
Cobalah kita tunjukin RESPEK dengan band laen yang lagi manggung karena itulah tipikal orang Modern. Jangan jadi fanatik yang bodoh, fren. Itu aja dari gue! respect,wenz rawk

shinta dewi to theupstairs, Jun 12 :
Betul2 Modern Darlings yang liar nggak seharusnya kayak gitu. Kita kan harus ngargain orang, terus harus suportif sama band2 lain yang bakalan sepanggung. Takutnya Image Modern Darlings jelek karena Modern Darlings yang liar2 itu, kan jatohnya juga bakalan ke The Upstairs juga ntar. Nggak mau kan misalnya pas The Upstairs maen terus ada yang tereak "TURUN!! TURUN!! TURUN!!! GANTI RADJA!! JIMI TURUN! KITA MAU IAN KASELA!"
Noh, kagak enak pan kalo ntaran ade nyang tereak begono, hayoooooooo, mao Jimi diganti sama Ian Kasela?? Hayoooo!!!!

Dagger Stab to theupstairs, Jun 12 :
Kayanya sudah saatnya The Upstairs punya program edukasi buat modern darling yang semakin besar jumlahnya..yahh jangan milis doang karena aksesnya paling brp orang..tapi dlm bentuk newsletter yang dibagikan setiap manggung ato apalah..dan kalo terorganisir kan banyak faedahnya juga..dan para street team bukan elitis yang bisa berbangga hati krn mereka merupakan garis depan program propaganda dan edukasi tersebut yang langsung turun ke basis massa..jgn malah sibuk dengan status ke-seniora-an yang sebenarnya taik kucing banget itu..duhh pliss dehh emang taruna akabri..Dan jadi kayanya emang mangement upstairs perlu extra effort karena ini berhubungan dengan audience dan penggemar kalian yang bertambah ber-extra2!! Wendi?? "Educate Your Anger"

Sunday, May 28, 2006

one decade with/without PS

Pas gempa di sabtu pagi, gue langsung smsin ajie, eh ternyata ps masih di jogja (menurut jadwal, sabtu siang mestinya udah ada di bdg)... hmm... bandara adisucipto pake ancur pula.Persaingan yang sebegitu ketat dari orang² yang ingin eksodus dari jogja membuat ps tak bisa kembali ke bandung pada waktu yang telah ditentukan. Wah... untung aja 'tribute to PS' tidak berganti menjadi 'In Memoriam with PS'

Sebenernya acara kemaren seru juga walaupun gue datengnya telat, masuk pas balcony. cover version-nya PS okeh² sekali... dan PW adalah gelaran yang sangat laris, walaupun tadinya gue kirain bakal denger "kosong" dengan berbagai aransemen, ternyata lagu tersebut hanya dibawain oleh full of hate. gue suka bener tuh coklat a.l.a whiteshoes dan desire versi galaunya the milo.... yang lainnya juga okeh²

Sunday, May 07, 2006

Homogenic : Taste of Harmony

Launching album kedua homogenic mengusung tema live concert. Gate open 5pm seperti yang tertera pada jadwal ternyata mulai dibuka 6.30. Venue bertempat di AACC, terakhir ke tempat ini pas launching ELORA, lebih dari setahun yang lalu. Kalau disamakan crowd-nya dengan launching ELORA, tentunya berbeda jauh. Stand merchandise dan barang dagangan FFWD records seakan jadi hiburan sambil menunggu dibukanya gerbang.





Semangkok soto lamongan plus nasi dan iringan rintikan hujan di sore hari, dibumbui cerita-cerita ringan…ah sedappp…

Waiting for two of my fuckin shit brother… dan gate mulai dibuka. No Bottling. No Smoking. Dengan diiringi pesan dilarang merokok dan menyampah di dalam venue, pengunjung diberi ‘sangu’ sebungkus mezzo, aneh juga.

Venue terisi penuh… walau sebagian adalah muka2 lama, temen2 dari jaman aduhai ampe jaman indehoy ada semua… Hampir jam 8 souldelay membuka malam dengan penuh malu-malu. Sang DJ tanpa ba-bi-bu terus menerus membawakan lagu2 nya yg terdengar sangat FL sekali…

8.30… mulailah 5 orang bujang bandung menaiki panggung. Ahh sungguh posisi yang mantap, satu meter di sebelah kiri mikrofonnya elang… Dari cabikan gitar yang terdengar… ah… orange is yellow dijamukan dengan kibor… sleep for a while and speak no word / hide for a while and show no face / can’t understand the conversation that u made / can’t understand the introduction we first met… yah… one of my fave song this year… when orange turns yellow I’ll be glad…

Penampilan polyester embassy merupakan salah satu penampilan yang paling saya nantikan selalu senantiasa di tahun 2006 ini. 6 lagu dari PE, plus satu lagu baru yang judulnya masih tentative, dibawakan dengan kolintang… ekky membawakan gitar dan kolintang secara bergantian. Seperti elang membawakan gitar dan kibornya… dengan tetesan keringatnya yang tersorot lampu…

Polypanic room sebagai lagu penutup (hiks…lagi dong… Kalo perlu medley 3 album orang laen juga gpp deh…). Lagi2 polypanic room dibawakan dengan nada turun setengah dari biasanya. Ah… seperti di acaranya apres… ngasal gitu gaya nyanyinya elang… dingin… tanpa ekspresi…

Homogenic taking the stage… As usual… white army… dina dan risa dengan gaun ala bridal berwarna putih plus konde jaring kanan-kiri kayak alien. Sebelah gue nyeletuk… “ih dina gayanya kayak bjork”. Ya memang influence-nya dina terinspirasi dari wanita islandia itu, baik musik maupun style…

Song by song… Sampai pada akhirnya cetra dateng… ikut bernyanyi… shit gue nggak bisa inget sama sekali lagu yg dibawain homogenic & cetra… Gara2nya ada interupsi telepon berdering…uhuyyy. Saat taste of harmony akan berakhir, nia datang dari samping panggung… dengan biolanya yang sudah cukup familiar… dina dan kusuf meninggalkan panggung… tingallah risa dan nia dan seorang gitaris dari burger kill… faithful dream… akhhh sungguh cocok untuk mengiringi tidur malam ini… trust pun mengalun…akh… setlist-nya gue nggak inget… more than 10 songs pastinya… dan tentunya semua lagu baru di album barunya Homogenic. Congrats!!!!

Sunday, April 30, 2006

Les Voila#6

Les voila#6… dari settingan 1 sampe 5, gue sempet dateng 3x. Ini salah satu ajang permusikan dunia bandung yg paling ditunggu. Banyak band2 ciamik yang manggung di sini, dari mulai cherry bombshell, zatp, cmonlennon, the adams, pure saturday, the milo, jelly belly, rnrm, the lass, the sigit, the brandals, the jokes, hingga lain lainnya sampai artis negeri tetangga… lucy in the loo, serenaide… wah hebring lah pokoknya…

Baru kali ini di tahun 2006 les voila digelar. Masih di venue yang sama, auditorium sempit dan panas, CCF. Tapi kali ini bayar lho, nggak gratis kayak biasanya. Emang murah sih, cuman goceng, tapi tiket sold out beberapa jam setelah gerbang dibuka.

Banyak yang udah dateng jauh2 tapi gak dapet tiket, termasuk gue. Bermodal kenalan dan tampang ‘tjap gratisan’, gue sih bisa masuk venue dengan mudahnya. Hehehehe…

Perfect angel, sore, astrolabs, tika, goodnight electric…. Atmosfirnya asik, khas acara2 di bandung. Banyak banget temen2 lama… tapi sayang sound nya jelek, bapuk, pake acara ngadat segala…. Tapi gue suka ah suka sekali…

Thursday, February 16, 2006

Alphawave

From DRS... ooh it's so... hmm....


Hakikat hidup : lahir, melahirkan dan mati...sementara itu, kesederhanaan fase tersebut di perumit dengan tujuan tujuan yang berseteru dengan membutuhkan keseimbangan terus menerus. Fatalnya keseimbangan selalu tak seimbang, menciptakan persinggahan sementara, yaitu perenungan.


DINA DELIANA HOMOGENIC & ELANG POLYSTER EMBASY @TRL BAR


Simetris, percakapan 2 arah menghasilkan 1 arah,
Jutaan manusia yang saling terikat di jaringan dunia digital, merasakan cinta yang maya.
lalu seolah dibalik tust komputer, dina dan elang memperlakukan tuts tuts piano bertumpahan nada dan kata kata...saling berinteraksi

Dengan merah mawar di dada, dina deliana romantik terselubung, mendengar ungkapan elang polyster embasy yang menggulung murung, merelung rubung, suara berkabung

Posisi tubuh elang memang tidak menyatakan arah tujuan bernyanyi, dengan menunduk memanjatkan jalan pikiran, meluapkan hampa. berdua saling menunjukan persetumbuhan alami, bahwa tak berpikirpun ada yang menggerakan jantung, ada yang mengalirkan darah, ada yang membungakan hasrat...

santun dan fasih lirih dina deliana, tutur luluh melepuh, frekwensi elang di ketinggian menukik tajam...adalah perbuatan yang melemparkan batu kedalam kolam, dan gelombangnya sampai ketepian, adalah kesengajaan menanam benih bunga, dan gerakannya lambat melewati hari bulan, dan tahun.

Setiap tetes nada memberi kesegaran, kehalusan dina memberi waktu yang tepat untuk mendorong elang kearah sarang

cinta menyatukan tujuan tujuan yang tidak seimbang dengan saling melengkapi...cinta meruntuhkan dinding yang tidak memperbolehkan pengetahuan berkembang, karenanya ketulusan itu seperti angin yang membentuk lukisan di pasir, atau tetes yang menangis di batu....terus menerus membuat lubang...

Bunga selalu bersuka cita, untuk ucapan selamat, bunga selalu berkabung untuk belangsung kawa, tetapi selalu ada masa indah untuk masa gelora
bunga selalu romantis untuk cinta "HAPPY VALENTINES DAYS"


sisi lain:
latihan mereka hanya saling mendengarkan demo satu sama lain, dan latihan sebenarnya hanya pas checksound sebelum pertunjukan di mulai....namun hasilnya merupakan pertunjukan yang amat matang, dan penuh kesungguhan......

DINA DELIANA HOMOGENIC, DAN ELANG POLYSTER EMBASY, SALAH SATU DUET YANG PALING ROMANTIS FEBUARI 2006 @TRL BAR

Saturday, February 04, 2006

About Soundshine

The spinning top make a sound like a train across the valey / Fading, oh so quite but constant till it passed / Over the ridge into the distances / Written on your ticket to remind you where to stop and when to get off

Hmm… that’s some lyrics of KoC’s song (Kings of Convenience) called ‘build up’ (featuring Feist). Well, it’s so amazing to hear that KoC will perform in Indonesia (Jakarta & Bandung). I can’t hardly wait for that. The limited tickets will be sold in Aksara & FFWD next month.

Ticket : Rp.250.000,-